Sunday, 26 January 2014
Tuesday, 21 January 2014
Angka Kemiskinan & Kelaparan di Indonesia Sudah Warning
Ilustrasi (Ist)
The Millennium
Development Goals (MDGs) yang digagas pemerintah dinilai belum tercapai
secara optimal. Tak hanya itu, program Masterplan Percepatan dan
Perluasan pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) juga dinilai belum bisa
mengentaskan angka kemiskinan dan kelaparan.
Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail menilai angka kemiskinan secara nasional versi Badan Pusat Statistik (BPS) yakni jika biaya pengeluaran seseorang mencapai Rp259.520 di tahun 2012. Prosentase penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan nasional yakni 15,10 persen di tahun 1990 dan 12,49 persen di tahun 2011.
"Padahal target MDGs tahun 2015 prosentase kemiskinan harus di bawah 7,55 persen," ujarnya kepada wartawan di Balaikota Depok, Selasa (10/09/2013).
Nur Mahmudi menambahkan Depok sendiri angka kemiskinan jauh melebih target nasional dan MDGs yakni hanya 2,46 persen. Sebab, lanjutnya, seluruh kabupaten kota dan kepala daerah di seluruh Indonesia diamanahkan untuk mengentaskan angka kemiskinan dan kelaparan.
"Karena harga barang kita untuk memenuhi 51 jenis non makanan relatif mahal. Depok hanya 2,46 persen. Target MDG's sudah kelebihan. Di Indonesia 7,55 persen. Sebab Depok dikatakan miskin jika pengeluaran per bulan yakni Rp413 ribu," katanya.
Sementara terkait dengan angka kelaparan, tingkat konsumsi yang mencapai minimum yakni 1.400 kilo kalori per kapita per hari pada tahun 1990 atau 17 persen, dan tahun 2011 yakni 14,65 persen, masih jauh dari target MDGs 8,50 persen tahun 2015. Artinya, angka kemiskinan dan kelaparan masih ditemukan dan belum bisa mencapai target.
"Kita masih menemukan ada orang yang sangat kelaparan. Target tahun 2015, hanya 8,15 persen. Artinya Indonesia yang diamanahkan negara-negara MDGs dalam hal penanganan lingkungan hidup, kesehatan, kemiskinan, dan kelaparan, Indonesia sudah warning, sudah kena lampu kuning, kalau tak bekerja keras. Ini semua akan saya sampaikan dalam rakornas di Bali, Kamis (12/9/2013)," tutupnya.
Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail menilai angka kemiskinan secara nasional versi Badan Pusat Statistik (BPS) yakni jika biaya pengeluaran seseorang mencapai Rp259.520 di tahun 2012. Prosentase penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan nasional yakni 15,10 persen di tahun 1990 dan 12,49 persen di tahun 2011.
"Padahal target MDGs tahun 2015 prosentase kemiskinan harus di bawah 7,55 persen," ujarnya kepada wartawan di Balaikota Depok, Selasa (10/09/2013).
Nur Mahmudi menambahkan Depok sendiri angka kemiskinan jauh melebih target nasional dan MDGs yakni hanya 2,46 persen. Sebab, lanjutnya, seluruh kabupaten kota dan kepala daerah di seluruh Indonesia diamanahkan untuk mengentaskan angka kemiskinan dan kelaparan.
"Karena harga barang kita untuk memenuhi 51 jenis non makanan relatif mahal. Depok hanya 2,46 persen. Target MDG's sudah kelebihan. Di Indonesia 7,55 persen. Sebab Depok dikatakan miskin jika pengeluaran per bulan yakni Rp413 ribu," katanya.
Sementara terkait dengan angka kelaparan, tingkat konsumsi yang mencapai minimum yakni 1.400 kilo kalori per kapita per hari pada tahun 1990 atau 17 persen, dan tahun 2011 yakni 14,65 persen, masih jauh dari target MDGs 8,50 persen tahun 2015. Artinya, angka kemiskinan dan kelaparan masih ditemukan dan belum bisa mencapai target.
"Kita masih menemukan ada orang yang sangat kelaparan. Target tahun 2015, hanya 8,15 persen. Artinya Indonesia yang diamanahkan negara-negara MDGs dalam hal penanganan lingkungan hidup, kesehatan, kemiskinan, dan kelaparan, Indonesia sudah warning, sudah kena lampu kuning, kalau tak bekerja keras. Ini semua akan saya sampaikan dalam rakornas di Bali, Kamis (12/9/2013)," tutupnya.
BBM Dari Sampah Plastik
Terobosan SMK Negeri 3 Kimia Kota Madiun yang berhasil mengubah sampah plastik jadi bahan bakar minyak.
Berawal dari kegelisahan Tri Handoko, guru kimia di Sekolah Menengah Kejuruan tersebut melihat timbunan sampah plastik saat baru pulang dari kegiatan mengajar. Ia tercekat, dalam benaknya, sampah plastik yang dibuat dari minyak bumi ini akan menjadi masalah bila tak bisa di daur ulang.
Berawal dari kegelisahan Tri Handoko, guru kimia di Sekolah Menengah Kejuruan tersebut melihat timbunan sampah plastik saat baru pulang dari kegiatan mengajar. Ia tercekat, dalam benaknya, sampah plastik yang dibuat dari minyak bumi ini akan menjadi masalah bila tak bisa di daur ulang.
Sejak itu, Tri mulai melakukan beragam percobaan untuk mengolah sampah
plastik yang selama ini merupakan limbah beracun dan menjadi pencemar
lingkungan. Percobaan demi percobaan dilaluinya. Bersama dengan anak
didiknya di SMKN 3 Madiun, Tri tak lelah melakukan uji coba untuk
merubah plastik kembali ke asalnya yakni dari minyak.
Menjelang akhir 2010, uji coba Tri mulai membuahkan hasil. Dengan berbekal alat sederhana yakni memanfaatkan bekas tabung gas kemasan 3 kilogram (kg) yang disulap menjadi tempat pembakaran limbah plastik. Nah di ujung tabung itu dilengkapi dengan alat destilasi atau penyulingan sederhana.
Ketika limbah plastik dipanaskan akan meleleh dan menghasilkan uap. Uap
inilah yang menjadi bahan bakar setelah sebelumnya didestilasi hingga
menjadi cair.
Alat bisa dibangun dari material bekas, disesuaikan kemampuan pembuat dan kapasitas limbah yang akan diolah. Alat yang dipakai bisa berbiaya Rp 650.000 hingga Rp 100 juta, tergantung kebutuhan.
Prosesnya
Kepala SMKN 3 Kimia Kota Madiun, Sulaksono Tavip Rijanto menerangkan proses pengolahan limbah plastik menjadi BBM ini melalui beberapa tahap.
“Pertama melalui pembakaran hingga 600 derajat Celcius, lalu disuling
(firolisis) dan penjernihan.Uap hidrokarbon hasil pembakaran inilah yang
menjadi minyak yang bisa digunakan untuk bahan bakar,” ucapnya.
Alat pembakaran dibuat dari tabung gas elpiji yang memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI) ukuran 3 kilogram. Tabung elpiji dilubangi dan dipasang corong besi dengan cara dilas.Corong ini untuk memasukkan bahan plastik yang dibakar dalam tabung.
Setelah itu,tabung pembakaran dihubungkan dengan pipa penyulingan yang terhubung dengan tabung penadah uap atau hidrokarbon yang mencair jadi minyak. Segala jenis plastik bisa diolah dengan cara ini.
Plastik yang dimasukkan ke dalam tabung dipanaskan dengan gas elpiji sehingga terurai dan uapnya mengendap menjadi minyak.
Satu kilogram plastik bisa menghasilkan sekitar satu liter minyak.
Agar efisien dan bernilai ekonomis,untuk pembakaran plastik selanjutnya
menggunakan minyak plastik hasil penyulingan. Proses pembakaran dan
penyulingan minyak dari limbah plastik ini ramah lingkungan.
“Dalam pembakaran, sama sekali tidak ada asap yang keluar karena setelah disuling,uap ditampung dalam tabung yang tertutup sehingga asapnya tidak membahayakan,”kata Tavip.
Soal unsur kimia dalam BBM limbah plastik ini,ujar Tavip,memang belum diteliti lebih lanjut. Sejauh ini, penelitiannya belum sampai pada unsur yang ada seperti timbal atau Pb (Plumbum) yang terkandung dalam BBM alternatif ini. “Kemungkinan ada karena ini dari minyak bumi juga,” katanya.
Dari percobaaan tambahan diperoleh hasil bahwa bila plastik yang digunakan sebagai bahan baku berasal dari bekas botol minuman mineral, maka hasil minyaknya lebih bagus yakni lebih jernih ketimbang minyak yang berasal dari tas kresek bekas.
Dari hasil ini bisa disimpulkan bahwa semakin jernih dan bersih bentuk limbahnya semakin bagus minyak yang dihasilkan.
Hasil Uji
Hasil uji laboratorium SMKN 3 Kota Madiun menunjukkan, solar limbah plastik menghidupkan mesin pemotong rumput. Premium limbah plastik telah diuji kromatografi gas pada laboratorium PT Sucofindo.
Nilai oktan BBM dari limbah plastik ini masih sekitar 84-85.Sedikit di bawah nilai oktan premium yang berada di angka 87-88 dan agak jauh dari pertamax yang rata-rata 91-92.
“Memang kualitasnya masih di bawah premium dan pertamax, tapi kami
sempurnakan terus.Dulu hanya bisa untuk membersihkan noda karet lalu
berkembang untuk mengoperasikan mesin potong rumput. Sekarang dicoba di
mobil yang juga sedang diuji coba,” jelas Tavip.
Saat ditest di sekolah tetangga, BBM limbah plastik diterapkan pada mesin mobil Toyota keluaran tahun 1980-an yang sering dipakai praktik siswa SMKN 1.
Kepala SMK Negeri 1 Kota Madiun Sigit Dewantoro mengatakan BBM dari limbah plastik sudah bisa digunakan pada mini truk Esemka rakitan siswanya. “Namun rpm-nya (rotation perminute) atau putaran mesinnya naik turun, belum bisa stabil. Jadi masih diisikan di mesin praktik saja,”ujarnya.
Bank sampah
Karena kebutuhan sampah plastik yang tinggi, siswa semakin sulit memperoleh sampah plastik. Karena itu, sekarang SMKN 3 ini bekerja sama dengan para pemulung agar bersedia menjual sampah plastiknya ke sekolah. Untuk menampung pasokan sampah plastik, rencananya akan dibuat bank sampah plastik di sekolah.
”Sekolah kami fokus ke upaya menjaga lingkungan dengan mengelola limbah. Sudah jadi tradisi di sini,” kata Tavip.
Untuk mengajak masyarakat mengelola sampah plastik, sekolah yang memiliki Program Keahlian Kimia Analis, Kimia Industri, dan Pengawasan Mutu Pangan itu membuat 15 alat pengolah model terbaru. Sebelumnya, para siswa telah membuat lima model yang terus dimodifikasi dan disempurnakan. Ke-15 alat itu telah dibagikan Gubernur Jatim ke SMK lain di Jawa Timur,
Saturday, 18 January 2014
(Worklog) Membuat Laci Otomatis Dari CDROM Bekas
Disini ane mau nyoba ngasih tips bikin laci otomatis dari bangkai cd rom nih...
Daripada diloakin cuma dapet 5000, mending manfaatin aja gan...
Laci ini makan tempat 2 bay di case...
Alat-alat yang dibutuhin:
1. Buka cover tray cd rom dengan mendorongnya keatas
2. Buka juga cover cd rom dengan meneken pengait cover yang ada di bawah, kanan, kiri cd rom tersebut make obeng.
3. Setelah itu, buka juga 4 baut yang ada di casing cd rom.
4. Buka board, dengan sedikit mencongkel pengait2 yang sudah ditandai. Buka juga motor yang berfungsi sebagai pemutar kepingan cd (lepas baut yang sudah ditandai, dengan menggunakan obeng).
5. Lepaskan kabel fleksibel dari socket yang ada di board cd rom.
6. Karena kita hanya memanfaatkan cd rom ini sebagai penggerak dari laci saja, maka matikan opticnya dengan melepaskan kabel fleksibel seperti ini.
7. Buat 3 lubang pada kotak dan tray cd rom untuk lubang baut.
8. Pastikan kotak tersebut bisa keluar-masuk dengan lancar saat sudah dibautkan dengan tray cdrom. Jangan sampai seret, karena bersentuhan dengan pinggiran case cdrom seperti ini.
9. Karena kita tidak akan menggunakan casing cd rom bagian atas, maka buat lubang untuk memasang baut dudukan mobo. Baut ini berguna untuk sistem pengencang saat dipasang di case. Jadi bikin secara tepat mengikuti contoh casing bagian atas cdrom.
10. Tombol Eject pada cd rom harus diganti, karena sudah ga bisa lagi untuk dipencet (tertutup dengan cover bay. Disini ane menggunakan tombol yang biasa buat lampu senter seperti ini.
11. Perpanjang dengan kabel secukupnya, lalu solder di tempat tombol Eject.
12. Selanjutnya, patahkan klip pengait yang terdapat dicover bay.
13. Setelah itu gabungkan 2 cover bay dengan dilem menggunakan power glue.
14. Setelah 2 cover bay tersebut digabungkan, sekarang saatnya dilem juga di bagian tray cd rom.
15. Tahap terakhir, baut kotak tersebut ke tray cd rom
16. Dan ini penampakan setelah semuanya jadi
Tombol Senter untuk buka-tutup (eject) cd rom ane taro disamping front panel.
Daripada diloakin cuma dapet 5000, mending manfaatin aja gan...
Laci ini makan tempat 2 bay di case...
Alat-alat yang dibutuhin:
1. Cd Rom (BluRay juga boleh )..
2. Kotak ukuran 17,7 (W) x 12,5 (H) x 4,0 (D) cm
Kalo disini ane make kotak bekas tempat makan yang dah dicat item. Kalo biar lebih
bagus, mending kotaknya bkin dari acrylic aja.
3. Obeng
4. Baut dudukan mobo (ane ga tau nama persisnya apaan )
5. Baut+mur yang kecil aja gan
6. 2 cover bay front panel
7. Lem Power Glue
8. Tombol Senter
2. Kotak ukuran 17,7 (W) x 12,5 (H) x 4,0 (D) cm
Kalo disini ane make kotak bekas tempat makan yang dah dicat item. Kalo biar lebih
bagus, mending kotaknya bkin dari acrylic aja.
3. Obeng
4. Baut dudukan mobo (ane ga tau nama persisnya apaan )
5. Baut+mur yang kecil aja gan
6. 2 cover bay front panel
7. Lem Power Glue
8. Tombol Senter
1. Buka cover tray cd rom dengan mendorongnya keatas
Spoiler
for cover tray
Spoiler
for setelah cover tray terbuka
2. Buka juga cover cd rom dengan meneken pengait cover yang ada di bawah, kanan, kiri cd rom tersebut make obeng.
Spoiler
for buka cover drive
3. Setelah itu, buka juga 4 baut yang ada di casing cd rom.
Spoiler
for buka casing cd rom
Spoiler
for Penampakan setelah semuanya dibuka
4. Buka board, dengan sedikit mencongkel pengait2 yang sudah ditandai. Buka juga motor yang berfungsi sebagai pemutar kepingan cd (lepas baut yang sudah ditandai, dengan menggunakan obeng).
Spoiler
for buka board & motor pemutar kepingan cd
5. Lepaskan kabel fleksibel dari socket yang ada di board cd rom.
Spoiler
for buka board & motor pemutar kepingan cd
6. Karena kita hanya memanfaatkan cd rom ini sebagai penggerak dari laci saja, maka matikan opticnya dengan melepaskan kabel fleksibel seperti ini.
Spoiler
for lepas kabel fleksibel pada optic
7. Buat 3 lubang pada kotak dan tray cd rom untuk lubang baut.
Spoiler
for buat lubang dikotak
Spoiler
for buat lubang ditray
Spoiler
for tes&fit
8. Pastikan kotak tersebut bisa keluar-masuk dengan lancar saat sudah dibautkan dengan tray cdrom. Jangan sampai seret, karena bersentuhan dengan pinggiran case cdrom seperti ini.
Spoiler
for
9. Karena kita tidak akan menggunakan casing cd rom bagian atas, maka buat lubang untuk memasang baut dudukan mobo. Baut ini berguna untuk sistem pengencang saat dipasang di case. Jadi bikin secara tepat mengikuti contoh casing bagian atas cdrom.
Spoiler
for lubang baut sistem pengencang baru
10. Tombol Eject pada cd rom harus diganti, karena sudah ga bisa lagi untuk dipencet (tertutup dengan cover bay. Disini ane menggunakan tombol yang biasa buat lampu senter seperti ini.
Spoiler
for tombol lampu senter
11. Perpanjang dengan kabel secukupnya, lalu solder di tempat tombol Eject.
Spoiler
for patahkan clip cover bay
13. Setelah itu gabungkan 2 cover bay dengan dilem menggunakan power glue.
Spoiler
for lem 2 cover bay
14. Setelah 2 cover bay tersebut digabungkan, sekarang saatnya dilem juga di bagian tray cd rom.
15. Tahap terakhir, baut kotak tersebut ke tray cd rom
16. Dan ini penampakan setelah semuanya jadi
Spoiler
for laci otomatis
Spoiler
for laci otomatis
Tombol Senter untuk buka-tutup (eject) cd rom ane taro disamping front panel.
Spoiler
for terpasang di case ane
Original Post by Me (Dtree)
Subscribe to:
Posts (Atom)


